Free West Papua Campaign The Lani Singers "Ninalik Ndawi" AMP Internasional NewsBenny Wenda, seorang pemimpin dari 250 suku bangsa yang tersebar di Papua Barat, bersama groups music “The Lani Singers”, Ninalik Ndawi menyanyikan lagu-lagu penderitaan rakyat 250 suku bangsa pada HUT masyarakat pribumi sedunia di Pierian Centre. Benny adalah bagian dari line-up untuk Suara dari Afar, yang membawakan musik dan bernyanyi dihadapan masyarakat pribumi dari pelosok dunia bulan September lalu.
Free West Papua Campaign dan The Lani Singers mendapat kerhormatan untuk membawakan beberapa lagu-lagu perjuangan Papua Merdeka dan dalam kesempatan tersebut Benny Wenda menyampaikan sambutan selama 10 menit mewakili beberapa suku bangsa sedunia. Sambutan tersebut mendapat simpati yang luar biasa dari peserta yang hadir . Beberapa liflet, selebaran, foto-foto kejahatan NKRI juga turut diambil sebagai bahan bacaan bertapa jahatnya pemerintah kolonial Indonesia di Papua Barat yang tidak mengenal kemanusiaan.
Benny terpaksa melarikan diri dari tanah airnya ke hutan karena mau dibunuh oleh aparat militer Indonesia di Papua. “Desa saya telah dibom oleh Indonesia ketika saya masih kecil,” katanya, “dan banyak keluarga saya telah dibunuh. Kemudian saya mulai berkampanye secara damai untuk membebaskan rakyat saya dari kekejaman kolonial NKRI. Karena perjuangan ini, maka saya telah ditangkap, disiksa dan diancam dengan “Hukuman 25 tahun penjara, Tetapi Benny berhasil melarikan diri melalui hutan rimba oleh karena perlindungan yang maha kuasa dan para leluhur Papua Barat. Akhirnya “Saya telah berhasil melarikan diri ke Britania,” katanya, “di mana saya sekarang tinggal di pengasingan. Tetapi rakyat saya masih menderita dibawah kekejaman pemerintah dan aparat militer Indonesia. Mereka telah dibunuh, diperkosa dan disiksa – dan kehidupan mereka sangat terancam sekali. “Benny menggunakan musiknya sebagai bagian dari kampanye yang lebih luas untuk membawa kebebasan dan keadilan bagi penduduk asli Papua Barat.
Suara Dari Afar membawa musik dan tari dari banyak tempat lain juga. Garis-up termasuk penduduk asli Amerika didgeridoo dan suling. Menyajikan tarian upacara dari pulau-pulau di Mikronesia Kiribati, menggemakan penerbangan dari frigat burung. Lagu dari Ugyen Choephell dan Sherap, bermain Dranyem (sejenis Tibet gitar), transportasi Anda untuk terikat salju Tibet. Reynaldo Mariqueo dari orang-orang Mapuche memberikan pembaruan pada keadaan budaya asli di Amerika Selatan. Dan Juan Gabriel Maya memanfaatkan astrologi dan tradisi perdukunan lain untuk mengeksplorasi kualitas getaran Sound.
Suara Dari Afar merayakan ulang tahun ke-2 PBB Hak atas pelanggaran tanah Deklarasi Hak Masyarakat Adat. Itu terjadi di 7:30 pada hari Minggu 13 September di Pierian Pusat, 27 Portland Square, St Paul, Bristol BS2 8SA. Selanjutnya acara keduanya adalah konferensi selama sehari dengan acara Masyarakat Adat sedunia didalam bulan October 2009.
Benny Wenda dan Kampanye Papua Barat Merdeka mendapatizin resmi dari pemerintah kerajaan Inggris untuk Kampanye bagi rakyat Papua yang sedang menderita dibawah kejahatan, penindasan, pemerkosaan militer Indonesia dan imigran pendatang di Papua Barat. Kampanye dapat dihubungi melalui situs resmi www.freewestpapua.org dan Informasi di The Lani Singers dan CD baru mereka Ninalik Ndawi (freedom Song) dapat ditemukan disitus resmi www.thelanisingers.com.**WeNdaNaK Jr**
Berita dalam foto :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar